Cara Jitu Menjawab Pertanyaan “Apa Kelemahanmu?” Ketika Interview

21:49:00 reikolina 0 Comments

Di kutip dari -Urbanhire

Wawancara kerja merupakan salah satu proses yang akan di hadapi para pelamar. Biasanya proses awal ini sudah menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang. Terutama jika masih terbilang fresh graduate yang belum mampu membaca situasi yang akan terjadi. Berbeda bagi orang yang pernah melalui proses ini yang mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dikatakan. Dan biasanya salah satu kalimat singkat namun perlu kehati-hatian dalam menjawab pertanyaan interview yaitu “Apa Kelemahanmu?”. Pertanyaan menjebak yang membuat Anda tidak lolos dengan cepat karena salah dalam memberikan argumen.

4 Tips Menjawab Pertanyaan Interview “Apa Kelemahanmu?” Dengan Tepat

Proses wawancara sebenarnya menjadi point bagi sebuah perusahaan untuk mengenal personaliti calon karyawannya. Itulah mengapa banyak pertanyaan biasa namun maknanya sangat mendalam. Salah satunya ketika harus menjawab pertanyaan interview “Apa kelemahanmu?” yang selalu di barengi dengan “apa kelebihan pada dirimu?”. Dan kebanyakan orang justru lebih lancar dan antusias ketika menggambarkan kelebihannya. Sedangkan untuk kelemahan jutru abai dan tidak dipersiapkan sejak awal. Padahal jawaban ini paling di tunggu sebagai bentuk keyakinan bahwa Anda manusia biasa dan mampu untuk memberikan perubahan.
Agar tidak terjebak dengan pertanyaan seperti ini, ikuti 4 tips jitu untuk menjawab kelemahan yang ada dalam diri Anda dengan tepat agar memiliki nilai yang berkualitas di hadapan pewawancara :

1. Mengutamakan kejujuran

 

Kejujuran sangat penting ada dalam diri Anda termasuk saat menjawab pertanyaan interview “apa kelemahanmu?” . Anda harus memberikan jawaban yang percaya diri seperti saat Anda menyampaikan kelebihan. Karena semua orang tentu memiliki kelemahan hanya saja bagaimana mengatasinya. Serta apakah kelemahan Anda berpengaruh terhadap kualitas kinerja atau tidak. Jadi point utama buat konsep jawaban dengan sejujur-jujurnya.


2. Jangan rendah diri untuk mengungkapkan

 

Tak sedikit kandidat yang memoles jawaban sedemikian rupa sehingga terdengar ganjil agar tetap terlihat bagus. Hal ini dikarenakan Anda tidak ingin terlihat memiliki pribadi yang buruk sebagai seorang manusia. Padahal mengungkapkan kelemahan tidak menjadikan Anda rendah diri. Buang jauh jauh pemikiran negatif yang ada di benak Anda jika mengungkapkan hal-hal apyang menjadi kelemahan sendiri.


3. Tidak tepat untuk berbalik menyalahkan orang lain

 

Etika yang buruk saat menjawab pertanyaan interview mengenai “apa kelemahanmu?” yaitu pendapat Anda yang justru melibatkan orang lain untuk di salahkan. Misalkan Anda mudah marah karena orang lain yang sulit untuk di atur. Atau Anda tidak suka bersosialisasi karena orang di sekeliling tidak bisa diajak bekerjasama. Tentu ini adalah pemikiran yang snagat keliru. Karena bagaimana pun kelemahan Anda menjadi tanggungjawab Anda. Dimana harus bisa di ubah agar dapat menyesuaikan dengan budaya kerja tempat Anda bekerja.


4. Berikan jawaban yang proporsional

 

Anda harus memberikan jawaban dengan pernyataan yang proporsional. Maksudnya penyampaian Anda tidak terlalu singkat ataupun tidak terlalu panjang. Karena jika Anda memberikan pernyataan singkat maka pandangannya bahwa Anda bukanlah sosok yang kritis. Berbeda jika Anda memberikan pernyataan panjang menjadikan Anda terlalu berlebih-lebihan. Dan kedua hal ini tidak baik untuk dilakukan. Jika Anda sudah mengetahui 4 tips yang bisa membantu Anda merumuskan jawaban apa yang tepat, berikut beberapa pernyataan yang bisa Anda ungkapkan untuk menjawab pertanyaan interview “Apa Kelemahanmu?”
” Kelemahan yang saya miliki tidak ada kaitannya dengan posisi yang saya lamar, sehingga tidak akan mengganggu kinerja saya,”
Setiap orang pastinya memiliki kelemahan namun penilaian yang diberikan perusahaan yaitu saat menjawab pertanyaan interview mengenai kelemahan Anda akan berpengaruh terhadap hasil kerja nanti atau tidak. Di sini Anda memang dituntut untuk memberi jawaban jujur tapi yakinkan bahwa kejujuran Anda tidak merugikan perusahaan. Hal ini lah yang ingin di dengar oleh pihak HRD dari calon karyawannya.
Misalkan : Anda melamar di bagian marketing yang mengutamakan komunikasi dan bahasa. Berarti Anda bisa memberikan pernyataan bahwa Anda tidak mahir dalam perhitungan matematika. Karena dalam marketing, matematik tidak menjadi prioritas utama yang harus dimiliki karyawan.
” Saya sedang berupaya untuk memperbaiki kelemahan saya.”
Menjawab pertanyaan interview seperti ini sebagai ungkapan bahwa Anda adalah orang yang selalu berusaha untuk berubah. Ingin tetap berkembang dan mecari ilmu baru agar bisa mengubah kelemahan yang ada. Tentunya pihak HRD menginginkan karyawan yang ingin selalu belajar dan meningkatkan kemampuannya. Anda bisa menjelaskan terlebih dahulu apa yang menjadi kelemahan pribadi kemudian ungkapkan bahwa Anda sedang belajar untuk memperbaikinya.
Misalkan : Anda adalah sosok pemalu dan demam panggung untuk berbicara di depan umum. Dan agar tidak mengganggu kinerja Anda maka caranya dengan mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri.
” Saya menyadari bahwa pengalaman saya masih minim. Namun sebagai seorang pembelajar saya memiliki pengalaman magang yang memberikan gambaran mengenai pekerjaan yang saya lamar.”

Tantangan menjadi seorang frash graduate yaitu memberikan keyakinan kepada HRD bahwa Anda juga bisa melakukan pekerjaan terkait. Berarti Anda harus jujur menjelaskan mengenai minimnya pengalaman yang dimiliki. Tapi setelah itu beri pernyataan bahwa Anda pernah mengikuti magang yang membuat Anda paham mengenai pekerjaan yang dilamar.
Misalkan : Anda terbilang baru dalam dunia kerja, pemahaman mengenai posisi keuangan yang dilamar belum terlalu mendalam. Namun karena Anda pernah magang dengan posisi keuangan tentu ada gambaran apa saja yang harus dilakukan ketika memegang tanggungjawab tersebut.

Itulah beberapa tips dan jawaban yang tepat bagi Anda yang akan melalui proses interview. Persiapkan dengan matang untuk menjawab pertanyaan interview mengenai kelemahan pada diri Anda. Selalu utamakan kejujuran dan meyakini diri sendiri bahwa kelemahan bukan sesuatu yang buruk. Karena yang terpenting adalah seperti apa keinginan Anda untuk mengubah kelemahan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.



0 comments: